Tim Tinombala Terus Kejar Anggota Santoso yang Tersisa
operasi-tinombala-santoso

Jakarta, Seruu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Suhardi Alius mengatakan bahwa tim Tinombala terus mengejar anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso yang tersisa.
 
"Sisanya kurang lebih tinggal 12," kata Komjen Suhardi Alius di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016).

Komjen Suhardi Alius mengungkapkan bahwa dari 12 orang yang belum tertangkap itu, salah satunya Alikalora. Namun, menurut Komjen Suhardi Alius, secara kepemimpinan Alikalora tak sekuat Basri dan Santoso.
 
Komjen Suhardi Alius mengimbau semua orang yang tergabung kelompok Santoso menyerahkan diri. Dia menjamin mereka akan mendapatkan perlakuan baik dari aparat.
 
"Kita tetap menghimbau (kelompok Santoso yang tertangkap) diperlakukan baik bersama-sama," ujar Komjen Suhardi Alius.
 
Basri alias Bagong dan istrinya, Nurmi Usman alias Oma, terduga pelaku terorisme ditangkap hidup-hidup oleh Satgas Tinombala di Poso Pesisir. Sementara tersangka Andika Eka Putra alias Andika alias Hilal tewas. Jenazahnya masih disemayamkan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulteng untuk menjalani autopsi sebelum diambil keluarganya.
 
Sebanyak 12 anggota kelompok Santoso yang masuk DPO adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora, Firdaus alias Daus alias Barok Rangga, Kholid, Askar alias Jaid alias pak Guru, Adji Pandu Suwotomo alias Sobron, Qatar alias Farel, Suhartono alias Yono Sayur alias pak Hiban, Abu Alim, Moh Faisal alias Namnung alias Kobar, Nae alias Galuh, Basir alias Romzi, dan seorang perempuan yakni Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel (istri Ali Kalora). (MTN/RS)

BAGIKAN

Tags:



Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU